Langsung ke konten utama

Argumented Reality (AR) (Tugas Tambahan 1)


Argumented Reality (AR)
(Tugas Tambahan 1)




          Argument reality atau yang biasa disebut dengan AR adalah sebuah teknologi yang memperluas dunia virtual atau fiksi penggunanya dan sekaligus menambahkan informasi bagi si penggunanya. Teknologi hampir sama seperti Virtual Reality atau yang biasa kita kenal dengan VR, hanya saja AR tidak menciptakan seluruh lingkungan buatan untuk menggantikan yang nyata menjadi virtual. AR hanya muncul dalam pandangan langsung dari lingkungan nyata dan hanya menambahkan beberapa efek seperti suara, video, grafil, dsb. Dengan sistem menggabungkan gambaran dari dunia nyata dengan gambar yang dihasilkan oleh komputer sehingga terbentuk suatu gambaran dari penggabungan unsur tersebut, itulah yang disebut dengan AR.

          Lalu bagaimana cara kerja dari AR? Di dalam program AR terdapat sebuah program yang menyimpan data (gambar, suara, animasi, model 3D, dsb) yang nantinya dideteksi oleh sensor dan kamera khusus yang ada di lingkungan yang akan dijadiin AR, lalu jika kamera dan sensor sudah mendeteksi perangkat yang sudah diprogram sebelumnya untuk menampilkan gambar atau video 3D tersebut. Lalu posisi hasil dari AR akan terlihat dari perangkat yang kita gunakan, contohnya smartphone, layar, kacamata, dsb.

          Ada beberapa produk yang di design khusus untuk melihat AR, salah satunya adalah Microsoft Hololens, smartphone dengan memiliki GPS, RAM, GPU, Memory Flash, kamera, dll. Karena teknologi ini membutuhkan perangkat yang cukup mempuni untuk menghasilkan AR.

Referensi :
https://www.snapcard.id/id/2017/08/18/apa-itu-augmented-reality-bagaimana-cara-kerjanya/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Atau Perkembangan Sistem Informasi Atau Teknologi Informasi

SEJARAH ATAU PERKEMBANGAN SISTEM INFORMASI ATAU TEKNOLOGI INFORMASI          Pengertian Apa itu sistem informasi? Terlebih dahulu kita mengetahui arti sistem. Jadi sistem adalah jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu.           Nah jadi secara teori Sistem Informasi adalah Sistem informasi adalah suatu sinergi antara data, mesin pengelolah data berupa komputer, program aplikasi dan jaringan, serta manusia untuk menghasilkan informasi. Jadi sistem informasi bukan hanya aplikasi perangkat lunak saja, bahkan sistem informasi ada disetiap perusahaan dan instansi dalam melakukan kegiatan bisnis mereka sehari-hari. Teknologi informasi merupakan gabungan antara teknologi perangkat keras hardware dan perangkat lunak software.  Pengembangan teknologi hardware cenderung menuju uk...

STANDAR DAN PANDUAN UNTUK AUDIT SISTEM INFORMASI

  STANDAR DAN PANDUAN UNTUK AUDIT SISTEM INFORMASI   A.     ISACA (Information System Audit & Control Associacion) ISACA berperan memberikan informasi mendukung kebutuhan pengetahuan. Dalam framework ISACA terdapat Standard, Guidelines, dan Procedure. ·          Standart , yang ditetapkan oleh ISACA yang harus diikuti auditor. ·          Guidelines , memberi bantukan kepada auditor agar dapat menerapkan standar dalam berbagai tugas audit. ·          Prosedur , memberi contoh langkah-langkah auditor dapat mengikuti tugas audit sehingga dapat menerapkan standar.   B.      IIA COSO (The Comitte of Sponsoring Organizations of the threadway commission’s) Pengendalian intern,yang penggunaannya mencakup penentuan tujuan pengendalian pelaporan keuangan dan proses operasional dalam konteks organisasional, s...

Analisis Resiko

  ANALISIS RESIKO   A.     Pengertian Analisis Resiko Analisis resiko adalah sebuah teknik untuk mengidentidikasi dan menilai faktor-faktor yang dapat membahayakan keberhasilan sebuah bisnis, program, proyek, atau individu untuk mencapai tujuan. Teknik ini juga membantu menentukan Tindakan pencegahan untuk mengurangi kemungkinan faktor itu terjadi dan mengidentifikasi tindakanyang berhasil mengangani kendala-kendala yang berkembang.       Analisis resiko merupakan bagian dari manajemen resiko, yang terdiri dari langkah-langkah sebagai berikut: ·          Identifikasi kemungkinan kondisi, peristiwa, atau situasi negative eksternal dan internal. ·          Penentuan hubungan sebab-akibat antara peluang kejadian, skalanya, dan kemungkinan dampaknya. ·          Evaluasi berbagai dampak di bawah asumsi dan prob...